The Dark Night

Jumat, 30 April 2010

Cerita Batman yang ditulis dan disutradarai oleh Christoper Nolan ini merupakan sekuel dari film Batman Begin yang memang terkesan lebih pas dan realistik dari film sejenis yang telah dirilis.

The Dark Knight merupakan film Batman paling keren yang pernah saya tonton, tetapi saya rasa film ini kurang cocok untuk ditonton oleh anak-anak (padahal Batman identik dengan cerita superhero yang banyak diminati oleh anak-anak) karena ceritanya yang cukup berat dan agak complicated. Tapi kalo soal action-nya sih boleh lah...cukup seru...
 
 Dalam film ini The Joker (Heath Ledger) benar-benar membuat Batman (Christian Bale) dalam posisi sulit. Gabungan antara Letnan Jim Gordon (Gary Oldman), Jaksa Harvey Dent (Aaron Eckhart), dan Batman untuk menjerat para mafia yang berkuasa di Gotham City ke dalam hukuman benar-benar mendapat batu sandungan, ketika The Joker dengan aksinya yang brutal menebar terror dan kepanikan kepada seluruh warga kota.

Joker sangat ingin menguasai kota Gotham, membunuh Batman, dan tertawa lepas di akhir semuanya.. kenapa? ada spekulasi bahwa ia benci dengan semua orang akibat trauma masa kecilnya, tapi Alfred yang bijak memberi tahu Bruce bahwa ada tipe orang2 di dunia ini yang hobinya semata2 hanya mencari kesenangan di atas penderitaan orang lain, tidak bermotifkan uang, tidak bermotifkan kekayaan..
 
disini diceritakan pula sisi lain dari seorang Batman. dimana image dari Bruce Wayne yang dibuat seburuk mungkin di publik supaya jati diri seorang Batman tidak diketahui. Bruce Wayne memainkan seorang cowok yang paling kaya di Gotham City yang suka menghambur-hamburkan uang dan suka main wanita. selain image yang dya korbankan untuk keamanan kota Gotham, masalah percintaannya pun harus dya korbankan. 

dan saat-saat yang paling berat dimana Batman harus memikul sendiri beban dari orang lain. supaya Gotham City tetap memiliki kepercayaan bahwa Harvey Dunt adalah pahlawan mereka. karena Gotham City memerlukan pahlawan tanpa topeng.

Initial D

Sejak kecil, Takumi dilatih mengemudi mobil ayahnya agar bisa mengantar tahu ke puncak gunung Akina. Tanpa disadari latihan mengemudi melalui jalan sulit di gunung tersebut membentuk Takumi menjadi pengemudi hebat. Tidak pelak kehebatan mengemudi itu menarik perhatian para pembalap lokal yang kemudian menantang Takumi untuk balap mobil.
Salah satu pembalap lokal yang bernama Takahashi Ryousuke (Edison Chen) mengajari Takumi dengan teknik membalap dan juga mekanik mobil. Namun seraya membalap, Takumi masih harus berhadapan dengan ayahnya yang mengalami masalah kecanduan alkohol serta kekasihnya, Mogi Natsuki (Anne Suzuki) yang diam-diam berkencan dengan pria lain.
Bagaimana Takumi harus mengatasi pelbagai masalahnya agar bisa menjadi pembalap tangguh? Apa yang akan selanjutnya pada kisah Takumi dan Natsuki, kekasihnya?

My Girl and I

My Girl & I berkisah tentang seorang pemuda biasa bernama Kim Su Ho (Cha Tae Hyeon-My Sassy Girl) yang belakangan hidupnya mulai berubah setelah seorang gadis paling cantik di sekolah yang bernama Bae Su En (Song Hye Gyo) menunjukan gelagat suka padanya. Hubungan mereka pun berjalan layaknya hubungan sepasang anak SMA yang sedang jatuh cinta, dan digambarkan tanpa konflik yang signifikan, cenderung datar.
Kakek Kim Su Ho yang seorang pembuat peti mati suatu hari bercerita pada mereka tentang cinta pertamanya yang “hilang”. Mereka berdua pun kerap membahas hal itu di hampir setiap kesempatan. Dan ternyata memang kisahnya memberikan pembelajaran tersendiri bagi keduanya. Tentang hidup yang terkadang kita anggap tidak adil, padahal sebenarnya Tuhan telah mengatur segalanya sedemikian rupa adanya. Tentang cinta yang tak harus selalu saling memiliki, namun tetap indah dalam segala bentuknya. Dan tentang kematian yang bukan sebuah akhiran. Raga seseorang boleh saja mati, namun tidak dengan pikiran dan jiwanya. Terutama cinta yang tidak pernah mengenal kematian.

Tapi tentunya film ini tidak segaring yang kita bayangkan. Nuansanya benar-benar manis dan lumayan sendu.  Ada hal-hal yang hanya akan kita rasakan tanpa mampu kita ucapkan. Dan itu benar-benar mengesankan. Seperempat akhirnya benar-benar penuh keharu-biruan. Memancing air mata. Lebih-lebih karena makna cinta yang digambarkan begitu dalam. Dan saat itu kita akan menyadari bahwa sesuatu yang tenang benar-benar menghanyutkan.

suatu hari mereka berencana untuk pergi ke ke Pulau Maemul, dan mereka berdua terlihat sangat bahagia. sayang kebahagiaan tersebut tidak berlangsung lama, So-eun jatuh sakit setiba di kota dan kedua orang tua gadis itu langsung memusuhi Su-ho. Su-ho mengira kalau So-eun memiliki penyakit anemia tetapi Belakangan baru terungkap, ternyata kondisi kesehatan So-eun telah kritis karena selama ini ia mengidap penyakit mematikan, penyakit yang selama ini disembunyikan dengan keceriaannya saat bersama Su-ho. 

ayah dari So-eun meminta kepada Su-ho untuk berbuat sesuatu yang bisa membuat So-eun bahagia untuk yang terakhir kalinya. akhirnya Su-ho membeli 2 buah tiket untuk mengajak So-eun ke pulau Maemul. tetapi fakta berkata lain, saat itu berlangsung badai yang sangat besar sehingga tidak ada kapal yang bisa berlayar. semua perjalanan di tunda. Su-ho berusaha dengan keras supaya bisa membawa So-eun ke pulau tersebut, tapi hasilnya nol. dan disaat Su-ho meminta maaf kepada So-eun tidak lama So-eun menghembuskan nafas terakhirnya. 



Detective In 40 Minutes

Senin, 26 April 2010



Yoo Seung-ho As Han Jeong-hoon
Kang So-ra As Lee Da-jeong
Jo Sang-geun As Problem child, Kim Tae-gyoo
Jeon Joon-hong As Professor - MBC, Byeong-soo
Jeong Seok-yong As Old unmarried professor, Kang Gook-man
Park Cheol-min As Professor - Crazy Dog, Han Kang-man
Lee Yeong-jin as Librarian, Sang-mi
Kim Dong-beom as Loyal friend, Do-il







Dalam satu bulan terjadi 2 pembunuhan di kelasnya Han Jeong Hoon pertama teman satu kelasnya tiba2 saja meninggal dunia keracunan setelah minum juice dan pelakunya belum terungkap. Han Jeong Hoon tipikal cowok idaman cewek2 banget dech udah pintar,selalu juara kelas dan punya wajah yang cakep kurang apalagi namun kemudian hal itu malah membuat dirinya menjadi pribadi penyendiri di kelasnya.

Sampe suatu hari dia terlibat konflik dengan teman satu kelasnya Tae-gyu yang kemudian karena tidak ingin berantem lebih lanjut Jeong Hoon pergi ke toilet dan sewaktu balik ke kelas kaget banget karena ngeliat Tae gyu sudah tewas dengan tubuh berlumuran darah,dan ketika belum sadar dengan apa yang terjadi tiba-tiba saja Lee Dae Jeong teman sekelas Jeong Hoon yang mempunyai kepribadian yang aneh terobsesi dengan novel-novel detective yang selalu nyebunyiin mukanya dibalik rambutnya yang panjang sampe akhirnya di panggil “si korden” oleh teman-tamanya, yang ngeliat Jeong Hoon berdiri di samping mayat Tae Gyu.

Jeong Hoon mengaku kalo bukan dia yang membunuh Tae Gyu. Dan emang dasarnya Dae Jeong terobsesi sama hal yang berhubungan dengan detective2 gini ngasih saran ke Jeong Hoon buat nyari pelakunya atau dia akan dituduh sebagai pembunuh Tae gyu dan mereka punya waktu 40 menit sebelum pelajaran olahraga berakhir dan teman2 mereka menemukan mayat Tae Gyu.


Dengan bantuan Dae Jeong yang kayaknya emang ahli banget bahkan dia bisa membuka pintu lab komputer yang terkunci dengan kalungnya dan menurutnya keahlian itu di perolehnya dari membaca waktu Jeong Hoon bertanya. Di lab mereka memeriksa semua data siswa di sekolah itu dan penyelidikan di lanjutkan di ruang guru dan ketika membuka salah satu laci guru yang mereka panggil “MBC” Jeong Hoon menemukan laptopnya Tae Gyu. Namun apa iya si “MBC” bisa langsung dijadikan tersangka atau jangan2 dia juga di jebak sama seperti Jeong Hoon?bisakah mereka menemukan pembunuhnya dalam waktu 40 menit sebelum pelajaran olahraga berakhir?

Sebenarnya nih drama alur dan ceritanya ringan banget malah kalo bisa dibilang datar aja nggak ada musik-musik yang mencekam seperti kebanyakan film thriller dan nggak ada hal yang terlalu istimewa di film ini, kecuali kalo diliat dari wajah pemainya yang cakep bin imut banget yang sepintas mirip sama Kim Ki Bum. Han Jeong Hoon diperankan Oleh Yoo Seung Hoo malah menurut gw daya tarik film ini justru terletak pada sosok Seung Hoo yang imut sehingga walaupun gw rada bosen ma filmnya tapi tertolong dengan ngeliat wajah cakepnya Seung Hoo.



Yoo Seong Hoo yang sempat menjadi cameo di You’re beautiful ini bisa di bilang actor masa depan korea dengan umurnya yang masih sangat belia banget 16 tahun woow!! Namun dia udah meraih beberapa penghargaan sebagai Best Young Actor tahun 2005 dan 2007..cowok yang juga bermain diQueen Seun Dook ini di panggil “little So Ji Seob” dan juga "Legend" bersama Bae Young Jun

Untuk peran Lee Dae Jeong awalnya akan dimainkan oleh Kim So Eun si Ga Eul dari Boys before flower tapi nggak tau kenapa tiba-tiba SAJA perannya digantikan oleh pendatang baru Kang So Ra, namun Kim So Eun sempat menjadi cameo di film ini.


200 Pounds Beauty



Kim Ah Joong as Hanna
Joo Jin Mo as Sang Joon




Ternyata mempunyai suara yang bagus tidak cukup untuk menembus dunia hiburan di Korea khususnya dunia tarik suara hal ini yang diamlami oleh Hanna.
Akhirnya di pun menjadi penyanyi di balik “suara”Ami seorang penyanyi TOP di Korea, untuk pertunjukan panggungnya Ami sering melakukan lip sync alias pura-pura menyanyi yang suaranya diisi oleh Hanna yang mempunyai suara yang menjual tapi tidak dengan penampilannya Sayangnya meski memiliki suara bagus dan komersil, wanita bertubuh sangat “makmur” tersebut tidak memiliki rasa percaya diri dan hal ini sangat wajar karena dunia hiburan selalu mementingkan.... 
penampilan ragawi alias judge a book by a cover. 

Karena sering dipandang sebelah mata bahkan di anggap “tidak ada” oleh orang-orang sekelilingnya membuat kepercayaan diri gadis itu benar-benar jatuh, hal ini membuat dia ingin melakukan hal yang banyak di lakukan oleh artis ataupun penyanyi korea yaitu oplas alias operasi plastic, gadis itu berpikir dengan oplas dia bisa memperbaiki karir menyanyinya bahkan bisa menumbuhkan rasa percaya dirinya yang semakih hari semakin hilang

Dengan tekad yang sudah bulat akhirnya Hanna melakukan operasi menyeluruh di tubuhnya untuk membuang lemak yang membuat dirinya susah bergerak dan juga operasi wajah, gadis itu tidak menghiraukan rasa sakit yang timbul akibat dari operasinya dan hasilnya bisa di tebak Hanna seperti terlahir menjadi manusia baru dengan wajah yang cantik dan tirus serta tubuh yang langsing membuat Hanna menjadi sangat percaya diri, bahkan ia mengganti namanya menjadi Jenny

Dan tentu saja dengan suara yang dahsyat dan penampilan yang di atas rata-rata tidak sulit bagi Hanna untuk masuk dapur rekaman dan membuat show dimana-mana yang dipenuhi oleh penggemarnya tapi ternyata itu semua tidak memberi kebahagiaan sejati kepadanya karena dia tidak bisa mendekati ayahnya yang tinggal di panti jompo karena takut ketahuan identitas yang aslinya bahkan ia tega mengusir ayahnya ketika orant tua itu melihat ia manggung karena dia takut penggemarnya akan tahu masa lalu dirinya dengan tubuhnya yang subur

Tidak hanya itu Hanna juga berhasil menarik semua perhatiaan lawan jenisnya termasuk Sang Joon seorang produser rekaman yang selama ini membantunya dan dia telah lama jatuh hati kepada pria itu, Sang Joon yang tidak tahu kalo Jenny adalah Hanna juga jatuh cinta kepada gadis itu bahkan pada akhirnya mereka berkencan.
Tapi tidak semua seindah yang dibayangkan oleh Hanna karena didalam dirinya timbul pertentangan bathin dia sangat mencintai ayahnya tapi tidak memeluknya bahkan untuk mengunjungi ayahnya di panti jompo dia harus menyamar. Karena tidak tahan akhirnya Hanna dengan berderai air mata di atas panggung (dengan gambar latar belakang dirinya sebelum melakukan operasi) membuka jati dirinya alasan mengapa dia melakukan hal itu semua..

Casting :
Kim Ah Joong as Hanna
Joo Jin Mo as Sang Joon

EXO - Sing a Song